Posted by: putrarinjani | 2 March 2009

Apakah difinisi kita mengenai kebahagiaan ?

senyum-anakKebahagiaan adalah gembira dalam perasaan damai yang penuh kesyukuran. Bila kita hilangkan salah satunya akan tidak lengkaplah kebahagiaan. Janganlah kita mensyaratkan kebahagiaan kita dengan baiknya orang lain. Putuskan saja untuk berbahagia, kita perlu bahagia dulu secara pribadi, baru setelah itu kita mengupayakan untuk memberi kebahagiaan pada orang lain. Panjatkan doa kepada Tuhan agar diberikan kesempatan membahagiakan orang lain.

Pertanyaan kepada kita : Apakah Anda berbahagia ? Apakah Anda membuat orang-orang disekitar Anda berbahagia ? Kadang-kadang opini kita tentang kebahagiaan tidak membuat orang-orang disekitar kita berbahagia. Kebahagiaan adalah suatu proses, karena itu kita perlu untuk merawatnya seperti halnya dengan filter air yang perlu dirawat. Hasil yang baik akan didapat bila prosesnya baik. Bila ingin lebih berbahagia maka perbaikilah proses yang dilakukan dalam mencapai kebahagiaan.

Banyak orang hanya tampilnya saja berbahagia padahal sesungguhnya tidak berbahagia. Mengapa ? Karena ia melakukan yang seharusnya tidak dilakukan dan tidak melakukan yang seharusnya dilakukan.

Bagi yang telah melakukan yang seharusnya dilakukan-pun masih ada kemungkinan keliru yaitu: me-nomor dua-kan yang seharusnya nomor satu dan me-nomor satu-kan yang seharusnya nomor dua.

Bagi yang telah me-nomor satukan yang seharusnya nomor satu, tetap masih ada kemungkinan : apakah dia telah melakukannya dengan kemampuan terbaiknya atau belum.

Bila kita telah mencapai keberhasilan kita perlu tetap berhati-hati agar kita tidak terjebak dalam sikap : merasa dirinya tidak bisa salah, karena sikap seperti inilah yang menjadi awal kejatuhan.

Bila kita diijinkan gagal, kita masih mungkin untuk mencapai keberhasilan bila kita melakukan keputusan yang benar. Keputusan yang benar itu perlu diperhatikan per jam dan per hari.

Proses pergaulan baik yang ada dalam komunitas kita adalah dapat diandaikan sebagai menemukan tingkat kekerasan yang ideal suatu pedang . Tidak terlalu lunak sehingga mudah terpengaruh yang tidak baik dan tidak terlalu keras sehingga mudah patah. Yang ideal berarti yang sesuai liat / kenyalnya baja itu sehingga setelah melalui proses belajar kita akan memiliki kemampuan pisau panas yang memotong mentega. Proses belajarnya dengan melatih penggunaan kata-kata yang kita ucapkan.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: